FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENDAHNYA PENGGUNAAN KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE DI PUSKESMAS WAJOK HULU

  • Alexander, Kamil Rusda Yani Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak
Keywords: Faktor, Kontrasepsi. IUD

Abstract

Abstrak
Di Kalimantan Barat, pasangan usia subur paling banyak menggunakan Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Non- MKJP) untuk mengatur jarak kelahiran, yaitu sebesar 87,9% sedangkan untuk MKJP adalah sisanya yaitu sebesar 12,1%. Ada banyak faktor yang mempengaruhi rendahnya pemakaian alat kontrasepsi IUD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan alat kontrasepsi di Puskesmas Wajok Hulu. Metode penelitian ini Cross Sectional analitik korelasi. Total sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 50 responden yang tidak menggunakan kontrasepsi Intra Uterine Devices di Puskesmas Wajok. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kemudian diolah dan dianalisis menggunakan analisis univariat serta analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan bahwa 43 orang (86%) berusia 20-35 tahun, 23 orang (46%) berpendidikan rendah, 26 orang (52%) berpengetahuan kurang, 34 orang (68%) memiliki 1-4 anak, 26 orang (52%) pendapatan tidak mempengaruhi dalam pemilihan alat kontrasepsi, 35 orang (70%) agama tidak mempengaruhi dalam pemilihan alat kontrasepsi, 40 orang (80%) dukungan suami mempengaruhi dalam pemilihan alat kontrasepsi, 35 orang (70%) petugas kesehatan tidak mempengaruhi dalam memilih alat kontrasepsi, pemilihan alat kontrasepsi 16 (32%) orang memilih PIL, 34 (68%) orang memilih KB suntik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara faktor pengetahuan dan paritas. Puskesmas Wajok hulu dapat memberikan pendidikan penyuluhan konseling terhadap responden dalam pemilihan jenis kontrasepsi dan dapat menyediakan tempat konseling khusus.
Kata Kunci: Faktor, Kontrasepsi. IUD

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-08-24