STUDI LITERATUR PERSALINAN SC ELEKTIF PADA IBU HAMIL DENGAN HIV/AIDS

  • Melyani, Alexander, Arni Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak
Keywords: KB Suntik 3 Bulan, Kenaikan Berat Badan, Pasangan Usia Subur

Abstract

Abtrak
KB suntik 3 bulan digunakan oleh 42,4% WUS, Kenaikan Berat Badan adalah salah satu efek samping tersering yang dialami akseptor. Berdasarkan data Riskesdas 2018 jumlah peserta KB aktif di antara PUS (Pasangan Usia Subur) sebesar 63,27%. Beberapa penelitian terdahulu melaporkan kenaikan berat badan akseptor rata-rata 1-5 kg dengan lama penyuntikan 1-2 tahun. Adapun faktor kenaikan berat badan dipengaruhi oleh perubahan hormone, polamakan, aktifitasfisik, dan faktorgenetik. Penelitiana ini bertujuan untuk mngetahui fisiologi kenaikan berat badan , range minimal dan maksimal kenaikan berat badan, untuk mengetahui pengaruh lama penyuntikan dan penatalaksanaan kenaikan berat badan pada kaseptor KB Suntik 3 bulan berdasarkan teori dan hasil penelitian terdahulu. Desain penelitian yang digunakan adalah literatur review. Hasil penelitian yaitu penyebab kenaikan berat badan pada akseptor KB suntik 3 bulan karena pengaruh hormon progesteron yang mempermudah perubahan karbohidrat dan gula menjadi lemak, sehingga terjadi penumpukan lemak di bawah kulit serta peningkatan nafsu makan. Didapatkan bahwa range minimal kenaikan berat badan adalah 1 kg sedangkan range maksimal kenaikan berat badan akseptor KB suntik 3 bulan adalah 5 kg dengan lama penyuntikan 1-2 tahun. Kesimpulan kenaikan Berat Badan 1-5 kg dengan lama penyuntikan 1-2 tahun karena pengaruh hormon progesterone. Petugas kesehatan (Bidan) di sarankan agar lebih berperan dalam memberikan konseling tentang gizi seimbang dan aktifitas fisik kepada akseptor dengan efek samping kenaikan berat badan agar tidak berdampak mengalami komplikas ipenyakit degeneratif seperti Diabetes Militus dan Hipertensi.
Kata kunci: KB Suntik 3 Bulan, Kenaikan Berat Badan, Pasangan Usia Subur

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-08-24