EFEKTIFITAS PEMBERIAN JUS KURMA TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA I DI PMB KOTA BANJARMASIN TAHUN 2021

  • Megawati, Rubiati Hipni, Yohana Tahiru, Hapisah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Abstract

Setiap hari, 830 ibu di dunia dan di Indonesia meninggal akibat penyakit/komplikasi terkait kehamilan dan persalinan. Kira-kira 75% kematian ibu disebabkan karena partus lama/macet. Jumlah AKI di Kalimantan Selatan tahun 2015 disebabkan oleh perdarahan, pre eklampsi/eklampsia, infeksi, gangguan peredaran darah, gangguan metabolik, lain-lain termasuk partus lama. Untuk melancarkan proses persalinan dan mencegah terjadinya perdarahan pada persalinan menggunakan non farmakologi yaitu dengan menggunakan buah kurma (Phoenix dactylifera). Buah kurma mengandung hormon yang menyerupai hormon oxytocin yang dapat membantu proses persalinan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektifitas pemberian jus kurma terhadap lama persalinan kala I. Penelitian ini menggunakan desain eksprimental semu (quasi experimental), dengan jenis rancangan posttest only control group design, dimana peneliti mengukur pengaruh perlakuan pada kelompok eksperimen (diberi jus kurma) dengan membandingkan kelompok kontrol (diberi kebebasan untuk minum makanan yang lain) terhadap lama persalinan kala I fase aktif. Jumlah sampel sebanyak 60 orang responden pada ibu bersalin yang terdiri dari 30 orang kelompok perlakuan dan 30 orang kelompok kontrol. Analisis yang digunakan dengan Uji Anova One Way. Terdapat perbedaan yang bermakna pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi  untuk lama persalinan kala I fase aktif (ρ =0,000). Pemberian jus kurma selama persalinan pada ibu bersalin terbukti efektif untuk mengurangi lama persalinan pada kala I.

 Kata Kunci : Lama Persalinan, Kala I Fase Aktif, Jus Kurma

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-05-20